Kesalahan Mendidik Anak Yang Tidak Sadar Orantua Lakukan

Tidak sedikit dari kamu sebagai orang tua tak mengerti bahwa ada berbagai faktor yang tak boleh diperbuat alias dikatakan saat mendidik anak. Terkadang kamu tak lebih adil terhadap anak dalam mendidiknya, mungkin kamu bertanya-tanya “apa yang salah”?



Langsung saja saya bahas kesalahan orang tua dalam memelihara dan menjaga anak, antara lain:

Tidak Memberbagi Sisa Waktu dan Tenaga
Manakala kamu pulang dari kantor di senja menjelang malam hari, dengan badan dan pikiran yang letih, mungkin tak sedikit dari kamu bakal mengharapkan saat tiba dirumah merupakan rehat. Bahkan ada dari kamu yang mengangkat pekerjaan kantor untuk dikerjakan dirumah. Dengan situasi semacam diatas bakal membikin kamu tak lebih memberbagi waktu terhadap anak untuk bermain alias belajar, bahkan ada dari kamu yang menolak ajakan buah hati untuk bermain dan menyuruh supaya bermain dengan pengasuhnya. Jelas ini tak adil buat anak, sebab anak ingin bermanja dengan kamu seusai seharian kamu tinggal bekerja. Jelas buah hati tak bakal memahami bahwa bekerja dan mencari uang itu melelahkan, sebab terbukti belum waktunya dirinya tahu. Itu merupakan salah satu kesalahan orang tua dalam menjaga dan memelihara anak.

Mengungkit-ungkit Jasa
Kesalahan orang tua dalam memelihara dan menjaga anak selanjunya merupakan dengan mengungkit-ungkit jasa kamu terhadap anak. Misal saja kamu bilang begini “papa kan capek kerja cari uang untuk kamu, alias mami kan sulit-sulit masak, kok nggak di makan?”. Itu merupakan tutorial yang keliru, sebab sejatinya anak tak meminta untuk dilahrirkan, memelihara dan menjaga anak merupakan telah menjadi keharusan orang tua terhadap anak. Coba kamu bayangkan apabila ada pengasuh yang bilang begini “saya kan telah menjaga, menyuapin, memandikan sewaktu orangtuamu ada di kantor”. Bukankan itu telah menjadi tugas dan keharusan seorang pengsuh? Mereka terbukti dibayar untuk meperbuat itu. sama dengan kamu yang diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk menjaga dan memelihara dan membesarkan sang buah hati. Jadi bakal tak layak apabila kamu mengungkit-ungkit segala kebaikan yang kamu berbagi terhadap anak.

Memberi Label yang Kurang baik
Tidak jarangkali para orang tua tak sadari, bahwa suatu  kekeliruan memberbagi label kurang baik semacam anak malas, anak bodoh, anak yang tak tahu aturan, dll. Kalau dimisalnyakan pikiran anak-anak sebagai hardware suatu  perangkat komputer, kata-kata ataupun label kurang baik yang acapkali mereka dengar tak ubahnya aplikasi komputer yang terinstall dalam pikiran mereka. anak-anak tak bakal memfilter apakah yang mereka dengar itu baik alias kurang baik, jadi semua kata-kata yang ditujukan pada mereka bakal tertancap begitu saja dalam otak mereka. Tak heran apabila kemudian mereka bakal menjalani nasib dengan berfikir bahwa “aku terbukti bodoh, aku terbukti pemalas, alias aku terbukti tak dapat diatur”.

Membanding-bandingkan
Kesalahan orang tua dalam menjaga dan memelihara buah hati yang terakhi merupakan membading-bandingkan anak dengan orang lain.  Misal saja “kok adik tak rajin belajar semacam kakak? Alias kok si anu lebih pintar mewarnai daripada adik?”, itu jelas tak adil buat anak anda. Kamu sebagai orang tua-pun tak bakal sempat bahagia apabila rutin dibanding-bandingkan bukan?. Nah apabila kamu sendiri tak bahagia apabila dibanding-bandingkan, maka seharusnya kamu sadar bahwa anak juga tak bahagia dibading-bandingkan dengan orang lain.

Posting Komentar

0 Komentar